BERANDA

ASAL USUL DESA KEMIRI

ASAL USUL DESA KEMIRI
Kemiri= berasal dari kata ‘Kemir-kemir’ yang berarti hati yang was-was atau kuatir.
Konon dahulukala ada seorang Kyai bernama Abdurrohman. Beliau memiliki seorang putri yang cantik dan berbudi luhur bernama R.A Mursinah. Kyai Abdurrohman memiliki saudara sebagai abdi dalem Kraton Surakarta Hadiningrat. Suatu hari ada pisowanan ageng (pertemuan agung) di kraton. Kyai Abdurrohman diundang sang raja untuk menghadiri pisowanan ageng tersebut. Beliau pun mengajak putrinya RA Mursinah dan santri-santrinya ke kraton memenuhi undangan sang raja. Melihat kecantikan RA Mursinah sang raja tertarik dan bermaksud menjadikannya selir. Akan tetapi Kyai Abdurrohman tidak berkenan. Kemudian diam-diam beliau bersama putri dan santrinya melarikan diri ke arah utara sampai di tepi Kali Tuntang. Karena hatinya merasa ketir-ketir/kemir-kemir (was-was, kuatir) kalau dikejar punggawa kraton, maka tempat tersebut dinamakan KEMIRI, yang berasal dari kata KEMIR-KEMIR/Was-was.
Kyai Abdurrohman bersama putri dan para santrinya kemudian menetap dan mengajarkan agama disana.